METODOLOGI PEKERJAAN

Umum

Kegiatan penyusunan Simpang Lolo Nagari Rabi Jonggor Kabupaten Pasaman Barat merupakan upaya dari pihak pengguna jasa dalam rangka mengoptimalkan potensi-potensi daerah irigasi yang berada di Kabupaten Pasaman Barat khusunya Kecamatan Gunung Tuleh yang dikembangkan menjadi areal Budidaya Aren.

Untuk kegiatan seperti tersebut di atas di perlukan sebuah perencanaan yang sistematis yang baik dalam rangka tercapainya system perencaan penanaman Aren yang memenuhi kriteria.

Metodologi Pekerjaan

Metodologi dapat diartikan sebagai tata cara atau jalan yang ditempuh sehubungan dengan pekerjaan yang dilakukan, yang memiliki langkah-langkah yang sistematis untuk menyelesaikan masalah yang dibahas dengan mendayagunakan sumber data dan fasilitas yang ada. Metodologi juga merupakan cara kerja untuk dapat memahami hal yang menjadi sasaran penelitian yang bersangkutan, meliputi prosedur penelitian dan teknik penilaian.

Metodologi yang dimaksud adalah suatu pendekatan penyelesaian pekerjaan yang didasarkan pada kenyataan, bahwa tiap item pekerjaan mempunyai keterkaitan dengan item pekerjaan lain dan menjadi variabel masukan pada pekerjaan lain. Oleh karena proses penyelesaian seluruh item pekerjaan disesuaikan dengan keperluan pekerjaan studi. Dari hasil pengumpulan data, Orientasi Lapangan dan Survey awal, maka dapat disusun suatu rencana kegiatan selanjutnya yang akan dilaksanakan.

Berikut ini akan diuraikan metodologi Pekerjaan ini. Dalam sub bab ini akan diuraikan rencana operasi dalam melaksanakan pekerjaan ini. Penyusunan rencana pelaksanaan akan menggunakan diagram alir pelaksanaan pekerjaan sehingga akan memperjelas uraian dalam pelaksanaan pekerjaan ini  kegiatan pekerjaan akan dikelompokkan sesuai jenisnya sehingga saling keterkaitannya menjadi jelas. Secara garis besar rangkaian kegiatan dari pekerjaan ini dalam tahapan sebagai berikut :

Kegiatan Persiapan

  • Mobilisasi dan Demobilisasi Personil
  • Persiapan Adminsitrasi
  • Pengumpulan Data Sekunder
  • Survai Pendahuluan

Kegiatan Survey, Identifikasi dan Investigasi Lapangan

  • Koordinasi dengan instansi terkait
  • Survai Topografi
  • Survey Hidrologi
  • Survey Sosial Ekonomi
  • Survey Tanah Pertanian

 

Kegiatan Analisis Data Lapangan

  • Analisis Topografi
  • Analisis Hidrologi
  • Analisis Tanah Pertanian

 

Kegiatan Perencanaan dan Penggambaran

  • Perencanaan Layout Jaringan Jalan
  • Penyusunan Blok Areal Penanaman Aren.
  • Perencanaan Peletakan Kantor, Prabrik, Afdelling di lokasi.
  • Penggambaran

 

Uraian Tahapan Kegiatan

  1. Kegiatan Persiapan

 Persiapan Administrasi, Personil dan Peralatan

Sasaran utama kegiatan konsultan pada tahapan ini adalah untuk menentukan program rencana kerja dan penugasan personil yang akan terlibat pada pekerjaan ini. Rincian tahapan kerja yang tercakup dalam pekerjaan ini dapat dilihat pada uraian berikut ini.

Pekerjaan persiapan yang harus dilakukan oleh Konsultan, antara lain :

  • Persiapan administrasi

Meliputi pengurusan surat-menyurat dan dokumen sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan. Jenis surat yang diperlukan pada tahap ini berupa surat tugas konsultan dan surat pengantar dari pihak Pemberi Kerja. Koordinasi dengan instansi terkait

Sebelum memulai kegiatan pekerjaan di lapangan, Konsultan melakukan koordinasi dengan instansi pemberi tugas untuk menyamakan persepsi tentang maksud, tujuan dan sasaran pakerjaan serta sebagai perkenalan dengan staf instansi/Pemda yang ditunjuk oleh instansi pemberi tugas untuk turut terlibat dalam pekerjaan ini.

  • Persiapan personel

Dengan dimulainya kegiatan proyek maka konsultan mempersiapkan personil tenaga ahli yang tercantum di dalam proposal teknis. Setiap tenaga ahli akan mempersiapkan segala sesuatunya untuk kegiatan survey meliputi form survey maupun daftar (check list) kebutuhan data sekunder yang diperlukan.

  • Persiapan peralatan

Pada tahap awal dimulainya pekerjaan akan dipersiapkan peralatan yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan. Khususnya untuk tenaga ahli yang melakukan survey akan mempersiapkan peralatannya.

 

Pengumpulan Data Sekunder Dan Desk Study

Kegiatan pengumpulan data sekunder dilakukan dengan mengumpulkan data-data/laporan studi, kebijakan, yang terkait dengan lokasi pekerjaan baik langsung maupun tidak langsung serta peta yang tersedia dari berbagai instansi pemerintah atau swasta terkait. Data sekunder lainnya didapatkan dengan melakukan koordinasi terhadap instansi terkait,

Pengumpulan Data Hidrologi dan Hidrometri

  • Data curah hujan dari statsiun pengamat curah hujan yang mempengaruhi daerah irigasi tersebut dengan memakai data tahun terakhir ³ 10 tahun (data terbaru)
  • Data klimatologi yang menunjang untuk perhitungan kebutuhan air irigasi yang diperlukan pada daerah irigasi tersebut.
  • Data debit sungai ³ 10 tahun dengan memakai data tahun terakhir (data terbaru).
  • Data lain yang diperlukan untuk perhitungan ketersediaan air dan kebutuhan air irigasi pada daerah irigasi yang bersangkutan

Survey Pendahuluan

  • Dalam peninjauan tersebut konsultan menginventarisasi kondisi lapangan, serta mencatat permasalahan yang ada, baik dari aspek teknik maupun sosial.
  • Survey pendahuluan dilakukan untuk mendapatkan gambaran awal secara visual tentang lokasi
  • Kegiatan ini menghasilkan suatu konsep penanganan untuk pekerjaan selanjutnya sesuai dengan kondisi lapangan.

 

Kegiatan Survey, Identifikasi Dan Investigasi Lapangan

  • Survey Sosial Ekonomi

Tujuan dari pekerjaan ini adalah untuk meneliti kembali perkembangan masyarakat di daerah survey, serta mengidentifikasi masalah dan hambatan yang dihadapi. Setelah itu mencari upaya untuk meningkatkan taraf hidup melalui pendayagunaan sumber daya yang mereka miliki dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan serta mengumpulkan data terkait seperti data statistik dari instasi terkait.

Pekerjaan yang akan dilakukan, meliputi :

  1. Survey dan Inventarisasi Perkembangan Sosial Penduduk
  • Pengumpulan data sekunder demografi, organisasi sosial dan masyarakat petani;
  • Kesehatan masyarakat termasuk sarananya;
  • Perkembangan pendidikan dan kebudayaan masyarakat;
  • Status tanah pertanian dan pemukiman serta fasilitas umum yang ada.
  1. Survey dan Inventarisasi Agronomi
  • Masalah hama, cara bercocok tanam, cara pengelolaan air, pemupukan dan usahatani;
  • Informasi permasalahan tata air dalam hubungannya dengan budidaya pertanian termasuk jenis tanaman dan cara untuk meningkatkan produksi;
  • Memetakan tata guna tanah yang ada dan yang diusulkan.
  1. Survey dan Inventarisasi Keadaan Ekonomi Masyarakat
  • Penelitian luas dan pola usaha tani serta lapangan kerja yang lain dan perkembangannya;
  • Analisa perkembangan pendapatan petani, pengeluaran keluarga dan investasi usaha tani;
  • Hambatan yang dialami petani dalam rangka usaha taninya;
  • Masalah transport dan sarana pemasaran hasil.
  1. Survey Kelembagaan
  • Untuk mengetahui seberapa jauh koordinasi di tingkat proyek dapat berjalan dan bagaimana peranan instansi terkait serta mengkaji perkumpulan yang telah terbentuk.
  • Pengumpulan Data Sekunder berupa Peta dan Citra Satelit untuk pembuatan Kondisi Topografi Areal Studi/

Urutan Pekerjaan sebagai berikut :

Pengumpulan Data

  • Peta Topografi skala 1: 250.000, skala 1 : 50.000
  • Peta Geologi
  • Citra Satelit

Pendekatan Pekerjaan

  1. Analisis Data/Peta Awal

Dari data/peta yang diberikan oleh pemberi kerja berupa Peta Hasil Penelaahan Kelompok tani Simpang Lolo Nagari rabi Jonggor Kecamatan Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat, Provisi Sumatera Barat, tim melakukan pekerjaan analisis awal

Berdasarkan Koordinat Geografis selanjutnya batas wilayah di digitasi kemudian di super impose (overlap) dengan dengan citra yang ada maka diperoleh peta sebagai berikut :

Terlihat batas wilayah berada pada tepi lembah dan puncak bukit.

Selanjutnya telah diperoleh peta US ARMY skala 1 : 250.000 lembar Natal dengan No Lembar NA 47-15 seperti peta di bawah :

Peta di atas kemudian di super impose dengan batas wilayah kemudian diperoleh peta berikut  :

Dari peta ini bias dilihat bahwa lokasi proyek dapat ditempuh dengan jarak 70 km dari kot air Bangis (route ditunjukan oleh garis warba jingga)

Dari Hasil digitasi dengan menggunakan Aplikasi Auto Cad maka diperoleh peta seperti berikut :

Dari Hitungan digitasi diperloeh data sebagai berikut :

  • Luas Batas Areal Rencana Kebun Aren 3.066 Ha, Keliling 37,8 km
  • Luas Danau Laut Tinggal 60,5 Ha Keliling 4,15 km.

Rencana Pekerjaan Selanjutnya

  • Pembuatan Peta Kontur
  • Analisa Kemiringan Lahan
  • Rencana Pembuatan jalan
  • Rencana Pembuatan Blok Penenaman Pohon Aren.
Language »
Open chat
Terimakasih Atas Kepercayaan Anda
Ada yang bisa saya bantu?
%d blogger menyukai ini: